Bagi pengguna motor ataupun mobil dengan sistem suplai bahan bakar menggunakan karburator pastinya sudah akrab dengan masalah utamanya yaitu banjir.
Banjir terjadi disebabkan karena jarum pelampung / Needle valve mengalami keausan atau kotor, Fungsi dari jarum pelampung ini sebagai keran masuknya bahan bakar yang terhubung langsung dengan selang BBM dari tanki, posisinya jarum pelampung ini ada tepat diatas pelampung karburator
Needle valve atau jarum pelampung akan otomatis membuka dan menutup tergantung posisi pelampung dengan memanfaatkan daya ungkit.
Saat pelampung ada pada posisi bawah maka needle valve membuka akan mengisi BBM ke mangkok karburator (float bowl) dan menutup saat pelampung sudah dalam posisi teratas dan menutup jalur BBM secara otomatis.
Kerusakan pada needle valve biasanya terjadi karena ujung karet yang berfungsi untuk menutup aliran bahan bakar sudah aus atau kotor sehingga menyebabkan tidak bisa menutup dengan sempurna, yang pada akhirnya BBM mengalir terus dan mangkok kebanjiran, otomatis mesin akan mati karena suplai BBM di mangkok karburator terlalu banyak.
Untuk tahap pertama mengatasi hal ini Needle valve dapat dicoba dibersikan terlebih dahulu, hal ini biasanya disebabkan jika bahan bakar yang digunakan mengandung residu kotoran atau bagian dalam tanki bahan bakar mengalami korosi sehingga ada karat yang terlarut dalam BBM yang pada akhirnya akan menyumbat Needle valve. Namun apabila Needle valve sudah aus, tidak bisa diakal apalagi dibenahi, anda harus beli repair kit yang isinya needle valve baru.
Demikian sebab dan cara mengatasi karburator yang banjir pada motor maupun mobil. Semoga informasi ini bermanfaat bagi reader, sampai jumpa pada tulisan selanjutnya.